Teknologi Budidaya Tubifex sp. pada Kelompok Perikanan Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara
Keywords:
Tubifex sp, Perikanan, Pakan alami, Kultur, BudidayaAbstract
Pentingnya cacing sutra sebagai pakan alami sangat dibutuhkan karena memiliki kandungan nutrisi tinggi terutama protein yang mendukung pertumbuhan, perpanjangan masa reproduksi, dan pemijahan ikan . Metode budidaya Tubifex sp. mencakup pemilihan sumber air yang bersih, pemeliharaan suhu dan kondisi lingkungan yang optimal, serta pengelolaan pakan dan limbah. Keberhasilan budidaya Tubifex sp. juga bergantung pada pemilihan substrat yang sesuai, seperti tanah liat atau lumpur organik. Dalam budidaya komersial, cacing Tubifex sp. dapat dipelihara dalam wadah berbentuk bak atau wadah berlubang yang dilengkapi dengan aerasi. Teknologi budidaya Tubifex sp. sangat penting dalam memproduksi pakan alami berkualitas tinggi untuk berbagai jenis organisme akuatik. Penelitian ini membahas metode efisien dalam budidaya Tubifex sp., dengan penekanan pada pemilihan sumber air, kondisi optimal, dan pengelolaan limbah. Teknologi ini menghasilkan cacing Tubifex yang kaya nutrisi, cocok untuk meningkatkan pertumbuhan ikan. Budidaya Tubifex yang berkelanjutan dapat mengurangi tekanan terhadap populasi liar, memberikan manfaat baik bagi akuakultur maupun upaya konservasi.
Downloads
References
Ahmad. (2016). Pengaruh padat tebar dan pemberian pakan ampas tahu dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan biomassa, pertambahan panjang dan popolasi cacing Tubifex sp. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Pekanbaru.
Chilmawati, D., Suminto., Tristiana, Y. (2014). Pemanfaatan fermentasi limbah organik ampas tahu, bekatul dan kotoran ayam untuk peningkatan produksi kultur dan kualitas cacing sutera (Tubifex sp). Journal of Aquacultur Management and Technology, 3 (4) : 186-201.
Findy, S. (2011). Pengaruh Tingkat Pemberian Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan Biomassa Cacing Sutera. Institut Pertanian Bogor. Bogor
Jewel, A.S., Al-Masud, A., Amin, R., Haque, A., Sultana, N. (2016). Comparative growth of Tubificid worms in culture media supplemented with different nutrients. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies, 4(6) : 83-87
Masrurotun., Hutabarat, J., Suminto. (2014). Pengaruh penambahan kotoran ayam, silase ikan rucah dan tepung tapioka dalam media kultur terhadap biomassa, populasi dan kandungan nutrisi cacing sutra (Tubifex sp.). Jurnal of Aquaculture Management and Technology, 3(4):151-157.
Ngatung, J.S., Mokolensang, J.F., Pangkey, H. (2017). Budidaya cacing sutra (Tubifex sp.) dengan sistem air mengalir di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu (BPBAT), Propinsi Sulawesi Utara. Budidaya Perairan, 5(3) : 18-22.
Oz, M., Bahtiyar, M., Sahin, D., Karsli, Z., Oz, U. (2015). Using white worm (Enchytraeus spp.) as a life feed in aquarium fish culture. Journal of Academic Documents for Fisheries and Aquaculture, Vol. 1: 165-168.
Pennak, R.W. (1978). Freshwater Invertebrates of United States. 2an Edition. John Willey and Sons Inc. New York. 803. P The Ronald Press Company. New York. 769 p.
Syahputra, N.A., Isma, M.F. (2020). Pengaruh pemberian pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp.) dengan sistem resirkulasi. Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika, 4(2): 42-49.