Articles Vol. 7, No. 1, 2025 04 Des 2025

Pemberdayaan UMKM Pesisir Melalui Model Intervensi Terpadu: Diversifikasi Produk Mangrove, Digitalisasi Pemasaran, dan Formalisasi Usaha di Kampung Kayu Ara Permai

ABSTRAK

<p>Potensi ekonomi sumber daya mangrove di Kampung Kayu Ara Permai, sebuah desa dengan visi wisata edukasi, belum termanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan ini terhambat oleh tiga kendala utama yang saling terkait: keterbatasan teknis dalam pengolahan buah mangrove akibat tingginya kandungan tanin, jangkauan pemasaran yang masih bersifat konvensional dan terbatas pada lingkup lokal, serta ketiadaan legalitas usaha formal yang menghalangi akses ke pasar yang lebih luas dan permodalan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi sebuah model pemberdayaan terpadu yang dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut secara holistik. Model ini mencakup intervensi di sektor hulu (produksi), hilir (pemasaran), dan penunjang (legalitas) guna meningkatkan kapasitas, daya saing, dan kemandirian ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Metode yang digunakan adalah <em>participatory action</em> yang melibatkan serangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan intensif. Intervensi ini terbagi ke dalam lima bidang utama: (1) pelatihan teknik reduksi tanin dan diversifikasi produk olahan mangrove menjadi sirup dan dodol; (2) perancangan ulang label produk untuk meningkatkan identitas merek; (3) pelatihan pemasaran digital melalui pemanfaatan <em>marketplace</em> Shopee; (4) pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB); dan (5) fasilitasi pengurusan Sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT). Kegiatan ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis peserta dalam mengolah buah mangrove, yang dibuktikan dengan kemampuan mitra memproduksi sirup dan dodol yang layak jual. Selain itu, terjadi adopsi awal <em>platform</em> pemasaran digital oleh UMKM mitra, dan yang paling fundamental, keberhasilan UMKM mitra dalam memperoleh legalitas usaha formal berupa NIB dan P-IRT. Hasil ini menunjukkan adanya transformasi kapasitas UMKM dari level informal dan lokal menjadi formal dan berpotensi menjangkau pasar nasional. Model intervensi terpadu hulu-hilir terbukti efektif dalam memberdayakan UMKM pesisir secara holistik. Dengan mengatasi hambatan produksi, pemasaran, dan legalitas secara simultan dan sinergis, program ini tidak hanya memberikan solusi praktis tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>

KATA KUNCI

  • Pemberdayaan UMKM
  • Diversifikasi
  • Mangrove
  • Pemasaran Digital
  • Legalitas Usaha

CARA MENGUTIP

Desi Rahmadani Siagian, Romie Jhonnerie, Fadhiilatun Nisaa, Putriana Sari Sirait, Riska Fatmawati (2025) Pemberdayaan UMKM Pesisir Melalui Model Intervensi Terpadu: Diversifikasi Produk Mangrove, Digitalisasi Pemasaran, dan Formalisasi Usaha di Kampung Kayu Ara Permai. Journal of Rural and Urban Community Empowerment, 7(1), 46-54 https://doi.org/10.31258/jruce.7.1.46-54
Desi Rahmadani Siagian, Romie Jhonnerie, Fadhiilatun Nisaa, Putriana Sari Sirait, Riska Fatmawati "Pemberdayaan UMKM Pesisir Melalui Model Intervensi Terpadu: Diversifikasi Produk Mangrove, Digitalisasi Pemasaran, dan Formalisasi Usaha di Kampung Kayu Ara Permai," Journal of Rural and Urban Community Empowerment, vol. 7, no. 1, pp. 46-54, 2025. doi: 10.31258/jruce.7.1.46-54.
@article{siagian2025,
  author = {Desi Rahmadani Siagian and Romie Jhonnerie and Fadhiilatun Nisaa and Putriana Sari Sirait and Riska Fatmawati},
  title = {Pemberdayaan UMKM Pesisir Melalui Model Intervensi Terpadu: Diversifikasi Produk Mangrove, Digitalisasi Pemasaran, dan Formalisasi Usaha di Kampung Kayu Ara Permai},
  journal = {Journal of Rural and Urban Community Empowerment},
  year = {2025},
  volume = {7},
  number = {1},
  pages = {46-54},
  doi = {10.31258/jruce.7.1.46-54},
  issn = {2775-1171},
}

ARTIKEL TERKAIT